Cabulnya Oknum Guru SMAN 8 Kabupaten Tangerang, Minta Siswi Tak Pakai Dalaman, Kini Dipolisikan 

INDOPOLITIKA.COM – Kelakuan oknum guru SMA Negeri 8 Kabupaten Tangerang ini bikin geleng-geleng kepala. Sebagai pengajar, ia seharusnya mengedukasi anak didiknya dengan hal-hal baik.  

Namun mirisnya, karena kelewat cabul, oknum guru SMA Negeri 8 Kabupaten Tangerang ini malah meminta siswinya melakukan hal di luar nalar.  

Konon, oknum guru berinisial W meminta siswinya tidak pakai celana dalam atau dalaman saat mengikuti pelajaran olahraga. Korban kelakuan cabul oknum guru itu lebih dari seorang. 

Kini, para siswi yang merasa geram, akhirnya melaporkan oknum guru W kepada pihak kepolisian. Sementara pihak sekolah berharap kasusnya diselesaikan dengan jalan kekeluargaan.  

Menurut G, anggota keluarga korban, oknum guru W melakukan pelecehan ketika adiknya sedang mengikuti pelajaran olahraga di SMA Negeri 8 Kabupaten Tangerang. 

Pada waktu itu, korban diminta untuk tidak mengenakan celana dalam oleh W. Dan, apabila perintah tidak diikuti maka W akan memberikan nilai yang buruk kepada korban. 

Kata G, berdasarkan keterangan dari sang adik, tidak hanya adiknya saja yang diteror agar tidak mengenakan celana dalam. Melainkan, seluruh siswi yang mengikuti pelajaran olahraga dilarang mengenakan celana dalam. 

“Oknum guru ini meneror anak didiknya itu melalui pesan aplikasi Whatsapp. Dimana korbannya disuruh untuk tidak mengenakan celana dalam saat jam pelajarannya. Awalnya tidak ada yang berani bicara, sampai akhirnya adik saya bercerita ke saya,” kata G, kemarin.  

Selain meneror anak didiknya untuk tidak mengenakan celana dalam, oknum guru tersebut diketahui sempat mengajak salah satu siswi untuk menginap atau check in di hotel.  

Menurut G, beberapa murid atau siswi sempat melaporkan oknum guru tersebut kepada pihak sekolah. Namun laporan para siswi tidak ditanggapi oleh pihak SMAN 8. 

“Atas perilaku cabul pelaku itu sejumlah murid melaporkannya kepada pihak sekolah. Namun, sangat disayangkan pihak sekolah meminta agar kasus tersebut tidak diperpanjang lagi,” tukasnya. 

Humas SMAN 8 Kabupaten Tangerang Sumanta membenarkan adanya dugaan pelecehan yang dilakukan oknum guru olahraga kepada siswinya. Menurut Sumanta, sejauh ini pihaknya sudah mendapat aduan dari dua siswi yang diduga menjadi korban pelecehan terduga pelaku W. 

“Iya, dua siswi yang melaporkan itu, tapi kasusnya itu hanya dipegang tangannya,” ucapnya. 

Sumanta menegaskan, bahwa saat ini pihak SMAN 8 Kabupaten Tangerang, telah memberikan tindakan tegas terhadap oknum guru olahraga yang berinisial W tersebut. Dengan cara, mengeluarkan atau memecatnya dari sekolah. 

“Sudah 7 harian tidak bekerja,” tandasnya.  

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief N Yusuf mengatakan, pihaknya secara resmi telah menerima laporan dari salah satu keluarga korban yang dilecehkan oleh W.  

Menurut Kompol Arief, terduga pelaku W ini dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan anak di bawah umur secara non verbal. 

“Setelah menerima laporan ini kami akan buat terang semuanya,” kata Arief. [Red] 

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *