Innalillahi, Rektor IIQ Jakarta, Prof Dr Hj Huzaemah Tahido Yanggo Tutup Usia

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Rektor Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta, Prof Dr Hj Huzaemah Tahido Yanggo meninggal dunia Jumat (23/7/2021) setelah sempat dirawat akibat terpapar Covid-19.

Pada 15 Juli lalu, pakar ilmu fiqh perbandingan mazhab ini dikabarkan tengah membutuhkan donor plasma konvalesen dan dirawat di ICU RSUD Serang Banten.

Kabar wafatnya perempuan Indonesia pertama yang mendapat gelar doktor dari Univeristas Al-Azhar Cairo ini dibenarkan Ketua Fatwa MUI, Asrorun Niam Soleh. Niam mengaku kehilangan sosok ulama fiqih perempuan yang cukup dihormati karena jasa-jasanya.

“Saya sangat kehilangan. Beliau guru Saya, pembimbing thesis dan disertasi Saya. Sosok pimpinan di Komisi fatwa MUI, Kami sedang mengupayakan agar almarhumah Bisa dimakamkan di pemakaman UIN tentu tetap dengan protokol COVID-19,” tambah pria yang juga Dosen UIN Jakarta itu.

Almarhumah semasa hidupnya tercatat pernah memegang pelbagai jabatan bergengsi: Pembantu Dekan I di Fakultas Syariah dah Hukum, Universitas Islam Indonesia (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Direktur Program Pascasarjana Institut Ilmu al-Quran (IIQ) dan sekaligus Rektor Institut Ilmu Alquran 2014-2018.

Beliau juga menjadi anggota Komisi Fatwa MUI sejak tahun 1987, menjadi anggota Dewan Syariah Nasional MUI sejak 1997 dan sejak 2000.

Pemikiran beliau mewarnai diskursus dan perdebatan hukum Islam di Indonesia. Pendapatnya sering dikutip, dikutip, dirujuk, bahkan dibuat dasar argumen oleh generasi-generasi setelahnya.

Ini membuktikan bahwa almarhumah bukan intelektual medioker, ia adalah intelektual papan atas di kalangan akademisi dan pemikir hukum Islam. [rif]

Sumber: Indopolitika.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *