INDOPOLITIKA.COM – Bakal calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany menegaskan bahwa sangat penting bagi kaum perempuan untuk sering berkumpul, berdiskusi dan membincangkan ide-ide besar kebangsaan.
Menurut mantan Wali Kota Tangsel dua periode itu, perempuan sudah sewajarnya menjadi ibu yang melahirkan ide-ide pembangunan, pemberdayaan dan berkontribusi terhadap kemajuan negara.
“Saat ini perempuan harus turut berkiprah dalam pos-pos strategis kebangsaan,” kata Airin dalam sambutannya pada talk show PP KPPG, memperingati Hari ibu dengan tema “Perempuan, Kepemimpinan dan Keterwakilan, di Auditorium Golkar Institute, Gedung DPP Partai Golkar, kemarin.
Airin selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG) menambahkan, KPPG akan terus mendorong agenda penting terkait dengan kepemimpinan, kapasitas dan peluang perempuan.
“Menurut kami penting bagi Partai Golkar untuk terus mendorong kepemimpinan Kader Perempuan di berbagai ranah dan tingkatan, mendorong peningkatan kapasitas dan memberi Peluang melalui langkah afirmas keterlibatan dalam proses pengambilan kebijakan,” tegasnya.
Langkah KPPG ini selaras dengan upaya pencapaian target pemenangan Partai, sebagaimana arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, yakni target menang pileg, menang pilpres dan menang pilkada 2024.
Yang mana dalam target-target tersebut tentu ada afirmasi dan peluang untuk kader perempuan.
Sementara itu, Sekjen PP KPPG, Lindsey Afsari Puteri menerangkan bahwa tujuan dari diadakannya kegiatan ini dalam rangka memperingati tonggak sejarah perempuan pergerakan Indonesia.
Sejarah mencatat, bahwa Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember di Indonesia bukan sekedar perayaan Mother’s Day sebagaimana yang diperingati di negara lain.
“Hari Ibu di Indonesia merupakan tonggak perjuangan perempuan untuk terlibat dalam upaya kemerdekaan bangsa dan pergerakan dalam mencapai kesetaraan. Kini, salah satu kesetaraan yang diperjuangkan adalah kesetaraan dalam kepemimpinan dan keterwakilan perempuan di Lembaga Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif,” katanya.
Talkshow berlangsung sangat interaktif, dimana peserta yang merupakan kader KPPG dan Ormas Perempuan Kekaryaan lainnya, secara antusias mendiskusikan tema yang diangkat bersama dua narasumber perempuan hebat, yakni Prof. Dr. Siti Zuhro, M.A., Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Betty Epsilon Idroos, M.Si., Komisioner KPU RI.
Hadir pula menyampaikan opening speech dan arahan, Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Korbid Penggalangan Strategis, bidang yang menaungi organisasi sayap perempuan partai golkar, KPPG. [Red]





