Manfaat dan Strategi Menjalankan Perusahaan B2B

Istilah dari B2B yaitu Business to Business. B2B itu sendiri merupakan salah satu dari berbagai macam model bisnis e-commerce. Selain model bisnis tersebut, terdapat beberapa model bisnis e-commerce lainnya seperti B2C, C2B, dan C2C.

B2B merupakan suatu kerjasama antara perusahaan satu dan lainnya. ada banyak manfaat dan keuntungan perusahaan B2B yang bisa didapatkan, seperti menghemat biaya, mempercepat pengiriman barang dan jasa, hingga bisa meningkatkan pendapatan.

Namun, persahaan B2B juga harus mengetahui strategi yang akan disusun dan dijalankan agar bisnis bisa berjalan dengan lancar. Di pembahasan kali ini ada informasi mnegenai manfaat dan strategi untuk menjalankan perusahaan B2B yang tepat. Berikut ulasanya.

Manfaat Perusahaan B2B.

Ada sederet manfaat yang didapatkan dalam transaksi secara B2B. Keuntungan perusahaan B2B adalah sebagai berikut:

  1. Menghemat Biaya.
  2. Dapat meningkatkan pendapatan.
  3. Mempercepat pengiriman barang dan jasa.
  4. Mengurangi biaya administrasi.
  5. Dapat meningkatkan layanan kepada pelanggan Keuntungan lain yaitu lebih menghemat waktu dan praktis. Contohnya situs layanan B2B menyediakan kebutuhan.
  6. produk pelanggan tanpa repot mencari melalui katalog produk.
  7. Lebih efektif dan efisien karena B2B tidak melewati proses negosiasi harga yang panjang.
  8. B2B menggunakan kesepakatan kerja sama di awal.
  9. Keuntungan lebih besar untuk mengurangi surat menyurat transaksi atau riset harga pasar.
  10. B2B memakai sistem tingkat keamanan tinggi untuk menjaga data pelanggan.
  11. Transaksi yang dilakukan transparan dan mendukung good corporate governance. Sehingga setiap transaksi mudah dipantau, ada rekam jejak, dan terekam dalam sistem.

Strategi Pemasaran B2B.

Seiring dengan pentingnya strategi pemasaran B2B, tentu menemukan strategi yang tepat merupakan keharusan demi bisnis yang berjalan dengan lebih baik dan lebih lancar tanpa ada nya hambatan.

Adapun beberapa strategi pemasan model bisnis B2B yang bisa diaplikasikan untuk mendapatkan atensi yang lebih banyak dan potensi keuntungan lebih besar, sebagai berikut:

Identifikasi Target Pelanggan.

Poin utama dan yang terpenting dalam melakukan sebuah bisnis yaitu harus mengetahui audiens atau target dari produk/jasa yang dibuat.

Dengan mengetahui target pasar atau audiens, maka dapat dengan mudah strategi apa yang harus dilakukan dan juga biaya yang harus dikeluarkan dalam membuat strategi tersebut.

Content Marketing.

Selanjutnya, dapat mencoba menggunakan content marketing untuk memaksimalkan perusahaan B2B. Dalam hal ini, dapat membuat dan membagikan berbagai jenis konten yang relevan dengan bisnis dan target audiens.

Penggunaan content marketing tidak hanya dapat membantu untuk menjangkau lebih banyak prospek potensial, tetapi juga dapat membantu untuk memberikan kesadaran pembeli akan merek produk yang dibeli pada target audiens.

Bangun Relasi yang Kuat dengan Klien.

Selain memperbanyak prospek-prospek baru, perusahaan juga harus bisa membangun relasi yang kuat dengan dengan klien-klien saat ini. Hal ini dapat meningkatkan royallitas mereka sehingga mereka akan terus membeli produk atau jasa persuhaan.

Memasang Iklan.

Untuk meningkatkan jangkauan banyak orang terhadap brand, produk atau jasa yang dijual, bisa dengan memasang iklan. Iklan bisa dipasang di berbagai media, bisa di internet, media digital, atau media luar ruang. Tapi, harus memilih media yang paling cocok dengan persona pembeli.

Menentukan Harga dengan Tepat.

Sebelum membeli, pelanggan pasti akan memperhatikan harga produk. Oleh karena itu, harus berhati-hati dalam menentukan harga dari produk yang ditawarkan. Untuk bisa menentukan harga dengan tepat, sebelumnya perlu menghitung besarnya biaya produksi sampai diposisi yang sama.

Setelah itu, lakukan survey rentang harga dari kompetitor. Selanjutnya, bisa mulai dapat menentukan harga yang tepat untuk produk yang ditawarkan. [red]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *