Puan dan Ganjar Gantian Dampingi Presiden Jokowi Kunker

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) dengan ditemani kader PDIP yang digadang-gadang bakal bersaing memperebutkan tiket Calon Presiden (Capres) 2024.

Bila dua hari lalu, saat Jokowi kunker ke Banten ditemani Ketua DPR Puan Maharani. Pada hari ini, Kamis (23/9), kunker Jokowi ke Cilacap didampingi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Kepala Negara bersama rombongan lepas landas menuju Kabupaten Cilacap dengan menggunakan Pesawat Khusus ATR 72-600 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, sekitar pukul 08.30 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap, Presiden Jokowi langsung disambut oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dari bandara, Jokowi langsung menuju lokasi acara pertama.

Agenda pertama Jokowi di Cilacap yaitu penanaman mangrove bersama masyarakat di Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap. Hadir dalam acara tersebut Menteri LHK Siti Nurbaya hingga Menseskab Pramono Anung.

“Rehabilitasi mangrove harus kita lakukan untuk memulihkan, untuk melestarikan kawasan hutan mangrove ini dan juga untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sedang terjadi ini di dunia, untuk memitigasi perubahan iklim yang ada,” kata Jokowi di lokasi pada Kamis (23/9/2021).

Jokowi berharap penanaman mangrove ini dapat melindungi pantai dari abrasi hingga memperbaiki habitat di daerah pantai. Selain itu, Jokowi berharap hal tersebut berdampak terhadap peningkatan produksi hasil laut.

“Rehabilitasi mangrove akan terus kita lakukan baik oleh badan restorasi gambut dan mangrove dan juga oleh kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. Dan target kita di tahun 2021 ini adalah kurang-lebih 34 ribu hektare di seluruh Tanah Air,” ujar Jokowi.

Kemudian Presiden Jokowi bersama Kepala Badan Itelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, dan Ganjar Pranowo mengecek vaksinasi secara langsung di SMAN 2 Cilacap. Selain mengecek, Jokowi juga menyapa secara virtual ke provinsi lainnya.

“Hari ini kita melakukan vaksinasi massal untuk para pelajar dan para santri yang diadakan oleh BIN. Hari ini divaksin 107.000 pelajar dan santri di 10 provinsi,” ucap Jokowi di SMAN 2 Cilacap.

Presiden berharap, serbuan vaksinasi massal untuk pelajar dan santri bisa terus dilaksanakan. Sehingga pembelajaran tatap muka (PTM) bisa segera dilakukan.

“Kalau level Kota dan Kabupatennya sudah level 3, silakan belajar tatap muka. Tentunya dengan protokol kesehatan (prokes), utamanya memakai masker. Itu titipan saya,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berbincang dengan santri secara virtual. Salah satunya ialah santri dari Pondok Pesantren Nurul Ali Magelang, Jawa Tengah, Ahmad.

Dia mengaku bersyukur dengan bantuan vaksinasi yang dilakukan. Sehingga, bisa kembali melakukan PTM dengan aman.

“Saya tuh berharap banget sama Bapak, supaya Bapak meningkatkan lebih kualitas entrepreneur dari bidang bisnis sekolah. Sehingga kita tidak bergantung kepada pemerintah Pak, setelah pulang dari Ponpes kita memiliki ilmu kemandirian dalam bisnis wirausaha,” ujar Ahmad.

Presiden kemudian menanggapi dengan bertanya, apakah di Ponpes ini sudah ada komunitas Balai Latihan Kerja (BLK). Ahmad menjawab masih menunggu kepastian tersebut.

“Sampai saat ini masih menunggu kapan BLK sampai ke Ponpes. Saya yakin setelah ini Pak Jokowi menunjuk, ini loh Ponpes Nurul Ali,” tambahnya.

Jokowi mengungkapkan, segera membangun BLK Komunitas di Ponpes Nurul Ali. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan ilmu kewirausahaan bagi para santri.

“Enggeh (Baik), segera kita bangun BLK Komunitas di Ponpes Nurul Ali dengan segera. Terutama untuk meningkatkan enterpreneurship kewirausahaan bagi santri,” ungkapnya.[fed]

Sumber: Indopolitika.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *