Ricuh, Polisi ‘Banting’ Mahasiswa saat Demo HUT Kabupaten Tangerang, Belasan Lainnya Diamankan  

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Himata, GMNI, PMII, IMM, Gerakan Tiga Belas Oktober (Getok), dan Gabungan Mahasiswa Cipayung saat peringatan HUT ke-389 Kabupaten Tangerang di depan gedung bupati, Rabu, (13/10/2021) berakhir ricuh.

Sebanyak 18 mahasiswa yang diduga menjadi pemicu kericuhan diamankan polisi. Ironisnya, seorang mahasiswa seperti terekam dalam video berdurasi 48 detik yang viral di media sosial terlihat dicekik kemudian langsung dibanting hingga pingsan.

Dalam video terlihat kondisi mahasiswa mengenakan baju biru itu tidak bergerak. Sontak aparat lainnya mencoba membangunkan tetapi mahasiswa tersebut justru kejang-kejang.

“Ini temen saya gimana, pak tolong bantu pak. Kasih dia duduk dulu, setelah itu baru kita bopong dia ke mobil,” kata seorang mahasiswa, Rabu (13/10/2021).

Mahasiswa yang dibanting polisi menjalani swab tes di Mapolresta Tangerang. Foto:ist via poskota

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan 18 mahasiswa yang dianggap menjadi biang kericuhan aksi demo pada Hari Jadi ke-389 Kabupaten Tangerang.

“Kondisinya masih sehat. Semua Yang diamankan masih di lakukan Swab. Dan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kombes Wahyu.

Menurutnya, mahasiswa tersebut akan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis. Tindakan tegas jajarannya terhadap aksi demo pun menjadi catatannya.

Ia mengatakan bahwa saat penindakan terhadap massa aksi demo, pihak kepolisian tidak melakukan tindakan kekerasan. Wahyu memastikan secara internal melalui propam akan mengevaluasi SOP pengamanan massa.

“Tidak ada kekerasan. Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas,” ujarnya. [asa]

Sumber: Indopolitika.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *