Viral Istri Pensiunan Polisi jadi Pemulung, Tinggal di Rumah Reot Beratap Bocor, Erni: Gak Apa-apa Asal Halal

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Seorang istri pensiunan polisi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bernama Erni Marliana (61), warga Dusun Nangkapanda, Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, menjadi pemulung.

Suami Erni bernama Awang Suryadi, yang terakhir berpangkat Briptu dan mengemban tugas di Polsek Jatinunggal meninggal dunia pada tahun 2007 akibat patah tulang. Awang sebelum bertugas di Polsek Jatinunggal diketahui pernah berdinas di Polda Metro Jaya dan Polda Jabar sejak tahun 1979.

Selama suaminya masih hidup, kehidupan keluarganya begitu harmonis dan berkecukupan hingga dikaruniai 7 anak dan 10 cucu. Namun, kehidupannya berubah setelah Awang meninggal dunia akibat sakit setelah tulang punggungnya patah saat menjalankan tugas.

“Sempat dirawat di Rumah Sakit Pakuwon Sumedang dua kali, dan terakhir meninggal dunia di Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta,” ujar Erni saat ditemui di kediamannya, seperti dilansir dari Tribun Jabar, Rabu (14/4/2021).

 Kapolres Sumedang Turun Tangan

Adanya informasi tersebut, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto langsung mendatangi rumah Erni untuk mengecek kebenaran dan ternyata informasi itu benar. Dan menurut Eko, informasi itu benar.

Kata Eko, kondisi rumah Erni juga memprihatinkan. Bahkan, atap rumahnya bocor. “Ibu Erni jadi pemulung karena tidak memiliki pekerjaan tetap dan anaknya juga hidup pas-pasan,” kata Eko.

Erni Marliana
Erni Marliana menunjukkan foto suaminya yang meninggal beberapa tahun lalu. Foto: Tribun Jabar 

Terkait dengan itu, Kapolda Jabar telah memberikan bantuan kepada Erni untuk memperbaiki rumahnya. Pembangunan rumah istri pensiunan polisi (Warakawuri) itu sudah dilakukan sejak pekan lalu. Bantuan ini, lanjut Eko, sebagai bentuk kepedulian Polri kepada Warakawuri di wilayah Polres Sumedang.

“Semoga dengan bantuan ini, kehidupan Ibu Erni bisa lebih baik dan tetap semangat dalam menjalani hidup,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Erni Marliana, istri pensiunan polisi menjadi pemulung. Erni menjadi pemulung setelah suaminya Briptu Awang meninggal pada tahun 2007.

“Sejak saat itu saya harus menghidupi tujuh anak dengan biaya gaji pensiunan suami,” kata Erni melansir Kompas.com di rumah gubuknya yang kini telah direhab, Senin (12/4/2021).

Erni mengaku, ia memulung karena tidak ingin menyusahkan anaknya. “Saya tidak mau nyusahin anak, karena hidup mereka juga pas-pasan. Apalagi sekarang ini usaha mereka juga lagi sulit,” tutur Erni.

Erni saat berada di rumahnya. Foto: kompas.com

Kata Erni gaji pensiunan suaminya sebesar Rp 2 juta habis membayar utang dan hanya tersisa Rp 200.000. “Sejak suami meninggal, sisa uang gaji pensiunan ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup saya bersama tujuh anak,” kata Erni.

Erni mengaku, dari hasil mulung barang bekas seperti botol, plastik hingga kardus, ia bisa mendapatkan uang Rp 30.000 hingga Rp 50.000. “Alhamdulillah, cukup buat makan karena anak juga sekarang sudah pada mandiri. Hidup seadanya seperti ini juga gak apa-apa, yang penting halal, gak nyusahin anak,” imbuhnya.

Kini, dia tinggal bersama 3 orang anak, 1 cucu, dan 1 menantu di rumahnya yang sedang direnovasi. Sedangkan anak-anak yang lainnya sudah tinggal di rumahnya masing-masing. [ind]

 

Sumber: Indopolitika.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *